Blog EntrySebuah tanyaJul 18, '07 1:28 AM
for everyone


akhirnya semua akan tiba
pada suatu hari yang biasa
pada suatu ketika yang telah lama kita ketahui

apakah kau masih berbicara selembut dahulu
memintaku minum susu dan tidur lelap
Sambil membenarkan letak leher kemejaku

(kabut tipis pun turun pelan-pelan
di lembah kasih, lembah mandalawangi
kau dan aku tegak berdiri
melihat hutan-hutan yang menjadi suram
meresapi belaian angin yang menjadi dingin)

apakah kau masih membelaiku semesra dahulu
ketika kudekap kau
dekaplah lebih mesra, lebih dekat

(lampu-lampu berkelipan di jakarta yang sepi
kota kita berdua, yang tua dan terlena dalam mimpinya
kau dan aku berbicara
tanpa kata, tanpa suara
ketika malam yang basah menyelimuti jakarta kita)

apakah kau masih akan berkata
kudengar derap jantungmu
kita begitu berbeda dalam semua
kecuali dalam cinta

(hari pun menjadi malam
kulihat semuanya menjadi muram
wajah-wajah yang tidak kita kenal berbicara
dalam bahasa yang kita tidak mengerti
seperti kabut pagi itu)

manisku, aku akan jalan terus
membawa kenangan-kenangan dan harapan-harapan
bersama hidup yang begitu biru

siantiek wrote on Jul 18, '07
ck..ck...ck.. ternyata sinchan ini puitis sekali :)
Comment deleted at the request of the author.
vheztaqwil wrote on Aug 2, '07
iya dong mbak...
gak deng boleh ngembat..
itu bikinan soehokgie
siantiek wrote on Aug 2, '07
eeh br keliatan OL lagi nih kemane aje ? :D
vheztaqwil wrote on Aug 2, '07
hehehe ada atuh mbak..
but jarang buka multiply
but sekarang rajin dah...
azizahsungkar wrote on Sep 4, '07
MAOKE SAMPAI KETEMU LAGI YA??????KASIH YA TAPI AKU BOLEH TANYA KAN KAMU NICH SIAPA???????????KOK BAGUS AMAT PUISINYA ATAU ITU SEBUAH NYANYIAN
vheztaqwil wrote on Sep 4, '07
itu puisinya soe hok gie... (pangrango-mandalawangi)
phenie0509 wrote on Sep 26, '07
ade ape niy......
kayanya dalem banget siy........
Add a Comment
   
© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help

Template design - Copyright © 2005 Sam Royama All rights reserved.